#13 Cara Cek Samsung A7 (2017) Asli dan Palsu, KW

Supaya kita terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan saat membeli smartphone canggih, kita harus mengetahui cara cek Samsung A7 (2017) asli dan palsu, KW, replika, tiruan, supercopy, kingcopy, cloning, dan produk sejenis lainnya agar terbebas dari tindak penipuan yang dilakukan oleh para produsen smartphone palsu.

Cara Cek Samsung A7 (2017) Asli dan Palsu, KW

Samsung Galaxy A7 (2017) memang memiliki fitur unggulan yang dapat menarik perhatian para pengguna gadget khususnya smartphone di Tanah Air. Ponsel pintar ini memang dibandrol dengan harga yang tidak murah yakni berkisar 4-5 jutaan ketika pertama kali launcingnya.

Karena harga Samsung Galaxy A7 (2017) yang menurut beberapa orang yang mupeng dengan handphone ini terlalu mahal, hal ini membuat para produsen HP palsu segera berbondong-bondong membuat produk replika setelah mengetahui bahwa ponsel pintar ini memiliki banyak peminat.

Kemunculan Samsung Galaxy A7 (2017) palsu di Nusantara ini sangat mungkin karena banyak penggemar Samsung ada di Indonesia. Peluang ini dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menjual smartphone Samsung Galaxy A7 (2017) replika yang dibandrol dengan harga terjangkau.

Oleh sebab itu, agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan, berikut ini Petaponsel.com akan memberikan tips tentang bagaimana cara membedakan Samsung A7 (2017) asli dan palsu sehingga menambah kewaspadaan kita sebelum membeli.


#13 Cara Cek Samsung A7 (2017) Asli dan Palsu, KW


#1 Perhatikan Tipe Layar

Cara cek Samsung Galaxy A7 (2017) asli dan KW yang pertama adalah dengan melihat tipe layar LCD yang digunakan oleh perangkat ini. Ingat, Samsung Galaxy A7 (2017) original menggunakan layar 5.7 inchi Super AMOLED capacitive touchscreen, sehingga layar tampak hitam pekat.

Jika Samsung Galaxy A7 (2017) yang ditawarkan pada sobat memiliki layar yang tidak hitam pekat berarti handphone tersebut memakai tipe layar TFT Capasitive yang harganya memang murah, sehingga kwalitas layar juga tidak bagus.


#2 Ketajaman Pada Layar

Samsung Galaxy A7 (2017) asli memiliki ketajaman layar yang sangat bagus, hal ini berkat adanya resolusi HD yakni 1080 x 1920 pixels (~386 ppi pixel density) sehingga layar tampak jernih dan bening meskipun di bawah terik matahari sekalipun.

Ciri Samsung Galaxy A7 (2017) palsu adalah ketika sobat gunakan HP itu disebuah tempat terbuka atau di bawah sinar matahari, layarnya akan sulit untuk dilihat karena memakai resolusi yang lebih rendah sehingga kejernihan layarnya-pun tampak buram.


#3 Kualitas Kamera Utama

Kamera belakang saat kita uji, juga menentukan keaslian smartphone ini. Ciri Samsung Galaxy A7 (2017) asli adalah menggunakan kamera 16 MP yang disupport oleh fitur f/1.9, OIS, autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR, serta kemampuan merekam Full HD yakni 1080p@30fps.

Melalui lensa kamera yang besar tentu membuat perangkat Samsung Galaxy A7 (2017) memiliki kualitas gambar atau picture yang tajam dan jernih serta menghasilkan video yang nyaman dipandang berkat bantuan kamera 16 MP ini.

Jika sobat curiga dengan produk Samsung Galaxy A7 (2017) yang ditawarkan kepada sobat, sebaiknya sobat mulai melakukan pengecekan terhadap semua fitur kamera belakang yang ada pada smartphone tersebut. Jika kualitas kameranya tidak bagus, sebaiknya jangan dibeli.


#4 Kualitas Kamera Depan

Selain mengecek kualitas kamera belakang pada Samsung Galaxy A7 (2017), kita juga harus memastikan keaslian kamera depan pada smartphone ini. Ciri Samsung Galaxy A7 (2017) asli memakai kamera sekunder 16 MP dengan dukungan f/1.9 dan kemampuan merekam HD yakni 1080p.

Jika sobat gunakan HP dengan kamera lensa sebesar itu untuk melakukan aktifitas selfie, pasti sudah tahu bukan hasilnya? Yups, menggunakan kamera depan 16 MP ini akan membuat foto selfie sobat akan semakin indah, menarik dan enak dipandang dech..

Perbedaan Samsung Galaxy A7 (2017) palsu jika sobat memakainya adalah adanya bintik-bintik atau noise ketika kamera depan digunakan untuk melakukan foto. Noise ini disebabkan karena besaran pixel pada smartphone palsu lebih kecil sehingga hasil tangkapan kamera tampak bercak.


#5 Kelonggaran RAM

Hal berikutnya yang dapat dijadikan perbandingan Samsung Galaxy A7 (2017) asli dan palsu yakni melalui besarnya kapasitas RAM yang didukung. Supaya pengguna nyaman menggunakan smartphone layar lebar ini, Samsung membekalinya dengan kapasitas RAM yang besar yakni 3 GB.

RAM sebesar itu akan sangat membantu kelancaran multitasking ketika menjalankan aplikasi maupun game berat sekalipun. Nah, ciri Samsung Galaxy A7 (2017) replika yakni memakai RAM yang lebih kecil lagi, paling-paling hanya 1 GB saja.

Mengapa kapasitas RAM mereka perkecil? Alasannya simpel, yakni untuk membuat produk Samsung Galaxy A7 (2017) KW mereka bisa dibandrol dengan harga murah sehingga mereka mendapatkan keuntungan yang banyak.


#6 Luas Memori Internal

Cara membedakan Samsung Galaxy A7 (2017) asli dan palsu berikutnya bisa kita lihat melalui luas memori internal perangkat. Supaya bisa menyimpan file lebih banyak, Samsung membekali smartphone ini dengan memori internal sebesar 32 GB.

Pada Samsung Galaxy A7 (2017) palsu, kapasitas memori internal juga mengalami pemangkasan. Pelaku akan berusaha melakukan penghematan biaya serendah mungkin agar smartphone cloning yang mereka jual bisa murah.

Jika sobat ditawarkan Samsung Galaxy A7 (2017) dengan kapasitas memori internal yang berada di bawah 32 GB, sebaiknya sobat langsung menolak untuk membelinya karena itu pasti bukan ori, melainkan Samsung Galaxy A7 (2017) supercopy.


#7 Support Android Terbaru

Versi OS android yang diusung juga harus dijadikan perbandingan Samsung Galaxy A7 (2017) asli dan palsu, karena setiap OS android yang sudah dicustomisasi oleh Samsung ini selalu mendapatkan update terbaru sesuai dengan perkembangan teknologi yang kekinian.

Ciri Samsung Galaxy A7 (2017) ori adalah memakai Android v6.0.1 (Marshmallow), dimana tampilan android versi anyar ini makin fresh dan tampak cantik saat digunakan. Sementara ciri Samsung Galaxy A7 (2017) palsu memakai versi yang cenderung di bawah itu seperti android kitkat atau lollipop serta tidak tersedia update OS via OTA.


#8 Peforma Akselerasi

Berikutnya yang bisa dijadikan acuan untuk mengecek Samsung Galaxy A7 (2017) asli dan palsu yakni melalui kualitas hardware yang digunakan seperti GPU, CPU, dan Chipset. Fungsi GPU itu sendiri adalah untuk mengolah grafis sehingga mampu menjalankan aplikasi atau game berat.

Sementara CPU pada Samsung Galaxy A7 (2017) berperan sebagai pengatur kecepatan dalam pemprosesan data-data pada perangkat. Sedangkan Chipset berperan sebagai pengatur lalu lintas aliran data-data pada perangkat.

Ciri Samsung A7 (2017) original mamakai hardware sbb:

  • Chipset: Exynos 7870
  • CPU: Octa-core 1.9 GHz
  • GPU: Mali-T830MP2

Spesifikasi hardware yang diusung oleh Samsung Galaxy A7 (2017) di atas membuat peforma smartphone ini sangat lincah saat digunakan akselerasi. Untuk mengetahui hardware yang digunakan oleh perangkat yang sobat pakai, silahkan sobat gunakan aplikasi Antutu Backmark atau aplikasi sejenisnya.

Aplikasi tersebut akan menampilkan spesifikasi hardware yang sobat gunakan. Jika sudah muncul spek hardwarenya silahkan cocokkan dengan data di atas, jika tidak sesuai bererti smartphone Samsung Galaxy A7 (2017) yang sobat cek itu palsu.


#9 Teknologi NFC

Hal lain yang membuat smartphone palsu ketahuan banget KW-nya adalah tidak adanya teknologi NFC. Teknologi ini memungkinkan kita mengirim gambar dengan sangat cepat karena hanya dengan sekali sentuh saja tanpa harus menggunakan Bluetooth.

Teknologi NFC juga bisa digunakan sebagai pengganti kartu ATM, sehingga saat kita bepergian dan lupa membawa ATM maka kita hanya cukup menggunakan smartphone Samsung Galaxy A7 (2017) sudah bisa melakukan transaksi pembayaran.

Samsung Galaxy A7 (2017) palsu sangat malas menyematkan teknologi ini kedalam perangkat mereka karena harga hardware untuk memasang teknologi ini cukup mahal sehingga pelaku memutuskan untuk memangkas teknologi NFC ini.


#10 Mendukung USB Type-C

Teknologi yang masih hangat saat peluncuran Samsung Galaxy A7 (2017) ini adalah mengusung USB Type-C 1.0 reversible connector. Ketika smartphone ini baru lauching, banyak vendor smartphone yang masih jarang memakai teknologi ini.

USB Type-C memungkinkan proses charging yang tidak terlalu ribet karena pengguna tidak perlu takut salah colok saat melakukan charger karena ujung USB ini bisa dipakai bolak-balik sehingga makin mempermudah penggunanya.

Apakah Samsung Galaxy A7 (2017) palsu juga memakai teknologi ini? My be yes, My be no. jika mereka menggunakan USB standar yakni micro USB v2.0 tentu akan sangat mudah untuk membedakannya karena USB itu tidak bisa dibolak-balik saat charger.


#11 Kelengkapan Sensor

Bisanya Samsung sangat pelit sekali dengan fitur sensor, namun untuk smartphone ini keberadaan sensor cukup lengkap. Samsung Galaxy A7 (2017) memiliki jumlah sensor yang terdiri dari Fingerprint (front-mounted), accelerometer, proximity, compass, dan barometer.

Disini juga letak kelemahan Samsung Galaxy A7 (2017) palsu. Mereka biasanya hanya memberikan sensor-sensor yang tampak mata saja seperti fingerprint dan mengabaikan sensor-sensor penting lainnya.


#12 Teknologi Fast Charging

Ciri Samsung Galaxy A7 (2017) asli adalah mendukung teknologi penyisian daya cepat yang disebut fast charging. Teknologi ini membuat proses pengisian daya baterai menjadi semakin cepat sehingga menghemat waktu. Samsung Galaxy A7 (2017) palsu juga cenderung tidak menyematkan teknologi ini kedalam perangkat KW mereka.

#13 Memakai Kode IMEI

Kode IMEI adalah kode unik yang hanya dimiliki oleh Samsung Galaxy A7 (2017) sobat saja. Kode ini sangat akurat untuk membedakan Samsung Galaxy A7 (2017) asli dan palsu. Cara cek kode IMEI Samsung A7 (2017) sangat mudah dan simple karena hanya melalui Dial Number saja.

Pada papan dial number, silahkan sobat ketik saja *#06# untuk mengecek kode IMEI Samsung Galaxy A7 (2017) yang sobat gunakan, maka akan muncul kode unik yang berjumlah kira-kira 15 digit. Selanjutnya, sobat cocokkan kode itu dengan IMEI yang ada pada Box kardus pembelian.

Jika sudah cocok, selanjutnya cek keaslian Samsung A7 (2017) melalui kode IMEI dengan mengunjungi website resmi Samsung. Masukkon kode IMEI HP sobat di website resmi Samsung lalu tekan Enter, maka akan muncul informasi tentang asli atau palsu perangkat yang sobat cek.


#Kesimpulan

Kehati-hatian kita adalah kunci utama agar terhindar dari kasus penipuan yang berkedok HP murah tapi palsu. Cek secara rutin spesifikasi dan harga Samsung Galaxy A7 (2017) terbaru di website terpercaya untuk terus update informasi yang akurat.

Begitulah mudahnya cara cek Samsung A7 (2017) asli dan palsu, KW, replika, tiruan, supercopy, kingcopy, cloning yang bisa kita terapkan supaya bisa mendapatkan smartphone yang benar-benar original. Semoga bermanfaat bagi kita semua, salam dari Petaponsel.com dan sampai jumpa dipostingan berikutnya.

#13 Cara Cek Samsung A7 (2017) Asli dan Palsu, KW Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Peta Ponsel
Posted by Peta Ponsel
Peta Ponsel Updated at: January 05, 2017